Mengulas Tentang Cara Penularan HIV dan Cara Pencegahannya

HIV merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan tidak bisa disembuhkan. Penyakit ini menyerang imun penderitanya dan mempunyai beberapa cara penularan yang bisa dihindari. Akan tetapi Anda juga harus untuk menghindari salah informasi mengenai penyebaran penyakit ini. Karena biasanya ada mitos mengenai penyakit ini yang dapat menular karena keringat, air liur, sentuhan, ciuman, minum di gelas yang sama, dan juga bekas toilet yang sama dengan penderita HIV. Hal tersebut tentu saja tidak benar karena HIV atau Human Innunodefiency Virus ini hanya bisa menular karena beberapa cara penularan HIV  seperti berikut ini:

1. Hubungan seks

Cara penularan pertama dari penyakit HIV adalah ketika melakukan hubungan seks. Cara ini bisa terjadi karena melakukan hubungan seksual dengan penderita HIV dan juga karena sering berganti partner. HIV bisa menjangkiti penderita yang melakukan hubungan seksual melalui vagina, anal, ataupun oral dengan pasangan yang positif HIV dan juga karena suka berganti-ganti pasangan. Oleh karena itulah untuk dapat menghindari penyakit ini maka bisa untuk melakukan hubungan seks yang aman yaitu dengan tidak berganti-ganti pasangan dan setia pada pasangan saja.

2. Penggunaan jarum suntik bergantian

Hal selanjutnya yang juga dapat untuk menjadi salah satu cara penularan dari penyakit ini adalah karena menggunakan jarum suntik secara bergantian. HIV dapat untuk ditularkan karena jarum suntik yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi HIV sebelumnya. Oleh karena itulah Anda harus menghindari penggunaan jarum suntik yang bergantian. Ketika ingin menggunakan jarum suntik juga pastikan untuk menggunakan jarum suntik baru dan steril untuk berbagai hal yang perlu menggunakan jarum suntik. Hindari untuk menggunakan jarum suntik yang bekas karena akan semakin membuat resiko Anda bisa tertular HIV lebih tinggi. Menggunakan jarum suntik yang bekas juga dapat untuk membuat Anda tertular penyakit lainnya tidak hanya HIV saja.

3. Dari ibu hamil yang tertular kepada janinnya

Hal selanjutnya yang dapat membuat Anda tertular HIV adalah bagi ibu yang telah terinfeksi HIV, saat proses kehamilan dan juga menyusui bayi maka hal tersebut membuat bayi juga akan mengidap penyakit ini. Oleh karena itulah untuk menghindari hal tersebut maka bagi ibu hamil yang mengalami kondisi ini maka sebaiknya dapat untuk berkonsultasi dengan dokter sehingga nantinya ada langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk dapat menurunkan resiko bayi pengidap HIV juga dapat menderita HIV ketika ia lahir.

4. Transfusi darah

Penyebab selanjutnya yang bisa membuat orang terkena HIV adalah karena transfusi darah. Hal ini terjadi pada beberapa kondisi dan walaupun intensitasnya yang tidak jarang tetapi juga tidak mungkin bisa terjadi. Oleh karena itulah setiap pendonor akan dicek dengan teliti sebelum akan diambil darahnya dan juga didonorkan pada pihak yang membutuhkan. Hal tersebut juga berlaku pada donor jaringan tubuh agar tidak terjadi penularan HIV dengan cara yang satu ini.

Empat hal di atas merupakan beberapa cara penularan HIV yang bisa diketahui sehingga bisa untuk menjadi perhatian agar dapat mudah untuk dihindari. Adapun untuk beberapa cara pencegahan yang bisa dilakukan agar tidak tertular HIV adalah:

  1. Pertama adalah melakukan seks yang aman atau melakukan hubungan seksual dengan kondom.
  2. Selanjutnya adalah tidak menggunakan jarum suntik bekas dan juga yang tidak steril.
  3. Pre exposure prophylaxis yang merupakan pencegahan HIV dengan mengkonsumsi antiretroviral yang mempunyai resiko tinggi tertular HIV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *